Antar Jemput Online
Nama: Muh.Noer.Hidayat
Nim: 17.96.0002
Universitas : Amikom Yogyakarta
Berikut ini adalah beberapa aplikasi yang dapat anda gunakan untuk menawarkan jasa angkutan anda.
1. Go-Jek
GO-JEK merupakan sebuah perusahaan teknologi asal Indonesia yang melayani angkutan melalui jasa ojek. Perusahaan ini didirikan pada tahun 2010 di Jakarta oleh Nadiem Makarim.[1][2] Layanan GO-JEK tersedia di beberapa kota besar di Indonesia diantaranya : Jabodetabek, Bali, Bandung, Surabaya, Makassar, Medan, Palembang, Semarang, Solo, Malang, Yogyakarta,Balikpapan, Manado, Bandar Lampung, Padang, Pekanbaru dan Batam. Hingga bulan Juni 2016, aplikasi GO-JEK sudah diunduh sebanyak hampir 10 juta kali di Google Play pada sistem operasi Android.[3]. Saat ini juga ada untuk iOS, di App Store.
2. Grab
Grab[1] (sebelumnya dikenal sebagai GrabTaxi) adalah sebuah perusahaan asal Singapura yang melayani aplikasi penyedia transportasi dan tersedia di enam negara di Asia Tenggara, yakni Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, Indonesia, danFilipina.[2] Grab memiliki visi untuk merevolusi industri pertaksian di Asia Tenggara, sehingga dapat memberikan keamanan serta kenyamanan bagi pengguna kendaraan seantero Asia Tenggara.[3] Hingga bulan Maret 2015, jumlah pengguna Grab mencapai 3,8 juta pengguna.[4] Grab tersedia untuk sistem operasi Android, iOS, dan BlackBerry.
Di Indonesia, Grab melayani pemesanan kendaraan seperti ojek, mobil, dan taksi.[5] Saat ini Grab tersedia di seluruh Jakarta dan sekitarnya.
3. Uber
Uber adalah perusahaan rintisan dan perusahaan jaringan transportasi asal San Francisco, California, yang menciptakan aplikasi penyedia transportasi yang menghubungkan penumpang dengan sopir kendaraan sewaan serta layanan tumpangan.[1] Perusahaan ini mengatur layanan penjemputan di berbagai kota di seluruh dunia.[2] Mobil dapat dipesan dengan mengirim pesan teks atau memakai aplikasi bergerak khusus—pilihan terakhir juga bisa digunakan untuk melacak lokasi mobil pesanan pengguna.[3]
Awalnya, para sopir Uber menggunakan mobil Lincoln Town Car, Cadillac Escalade, BMW 7 Series, dan Mercedes-Benz S550.[3]Setelah 2012, Uber meluncurkan UberX, yaitu pengayaan jenis mobil agar terjangkau oleh berbagai lapisan masyarakat.[4] Pada tahun 2012, Uber mengumumkan rencana perluasan operasinya yang mencakup tumpangan menggunakan taksi.[5][6]
Bulan Juni 2014, Uber mengakhiri periode pendanaan yang menaikkan nilai perusahaan menjadi US$18,2 miliar. Meski Uber belum merilis nama-nama investornya, Fidelity Investments diduga-duga merupakan investor terbesarnya.[7] Per Agustus 2014, perusahaan ini masih terlibat gugatan di beberapa wilayah hukum dengan tuduhan operasi taksi ilegal.
Sumber : https://www.wikipedia.org/
Komentar
Posting Komentar